Telinga kucing yang bersih adalah cerminan kesihatan haiwan kesayangan anda secara keseluruhan. Namun, ramai pemilik masih melakukan kesilapan fatal dengan menggunakan putik kapas secara semberono, yang berisiko mencederakan gegendang telinga sensitif mereka. Membersihkan telinga si bulu tidak boleh dilakukan dengan cara asal kerana ia memerlukan teknik yang lembut serta berhati-hati bagi mengelakkan jangkitan atau trauma. Jika anda perasan kucing kerap menggelengkan kepala atau ada bau kurang menyenangkan, ini masanya untuk bertindak. Mari ikuti lima langkah mudah dan selamat untuk memastikan telinga kucing anda kekal sihat, bersih, dan bebas daripada sebarang kotoran degil.
- Bagaimana langkah-langkah tepat membersihkan telinga kucing agar tetap sehat dan higienis?
- Bagaimana cara membersihkan kotoran telinga kucing yang aman tanpa menggunakan cotton bud?
- Apakah tanda-tanda telinga kucing mengalami infeksi yang perlu diwaspadai?
- Berapa kerap telinga kucing perlu dibersihkan untuk menjaga kesihatan telinganya?
Prosedur Tepat Membersihkan Telinga Kucing bagi Pemilik Haiwan
Membersihkan telinga kucing bukanlah sekadar rutin kebersihan biasa, malah ia merupakan tindakan kritikal untuk mencegah jangkitan serta pengumpulan kotoran yang boleh menjejaskan pendengaran haiwan kesayangan anda. Penggunaan teknik yang salah bukan sahaja berisiko mencederakan saluran telinga yang sensitif, tetapi juga boleh menyebabkan trauma psikologi kepada kucing. Oleh itu, pendekatan yang sistematik, lembut, dan menggunakan peralatan yang sesuai adalah sangat penting untuk memastikan proses pembersihan berjalan dengan selamat tanpa mengganggu keselesaan haiwan tersebut.
Persediaan Peralatan yang Sesuai dan Selamat
Sebelum memulakan proses pembersihan, adalah penting untuk mengumpulkan semua keperluan yang disyorkan oleh veterinar bagi memastikan keselamatan kucing terjaga. Anda tidak seharusnya menggunakan objek tajam atau kapas berlebihan yang berisiko menolak kotoran lebih dalam ke bahagian gegendang telinga. Pastikan semua alatan berada dalam keadaan bersih dan steril untuk mengelakkan risiko kontaminasi bakteria.
- Gunakan cecair pembersih telinga kucing (ear cleanser) yang khusus dan diformulasikan untuk pH telinga haiwan.
- Sediakan kain kapas lembut (cotton balls) atau pad kapas yang bersih sebagai bahan utama untuk mengelap sisa kotoran.
- Pastikan pencahayaan yang terang tersedia agar anda dapat melihat bahagian dalam telinga dengan jelas dan mengelakkan kecederaan tidak sengaja.
Teknik Menenangkan Kucing Sebelum Prosedur
Kucing sering kali berasa cemas atau tidak selesa apabila bahagian sensitif seperti telinga mereka disentuh secara paksa. Oleh itu, membina suasana yang tenang adalah langkah permulaan yang sangat kritikal bagi mengurangkan tahap stres haiwan. Berikan masa untuk kucing menyesuaikan diri dengan persekitaran sebelum anda memulakan sebarang sentuhan fizikal pada bahagian kepala.
- Lakukan sesi belaian lembut di kawasan leher dan kepala untuk menenangkan kucing anda.
- Gunakan teknik membalut (towel wrap) menggunakan tuala bersih untuk mengekang pergerakan kaki jika kucing cenderung meronta.
- Bercakap dengan nada suara yang lembut sepanjang proses bagi memberikan rasa selamat kepada haiwan tersebut.
Cara Mengaplikasikan Larutan Pembersih dengan Betul
Apabila kucing sudah berada dalam keadaan stabil, anda boleh mula memasukkan cecair pembersih ke dalam saluran telinga dengan berhati-hati. Jangan sesekali memasukkan muncung botol terlalu dalam kerana tindakan ini boleh menyebabkan kecederaan mekanikal pada gegendang telinga yang sangat halus. Penggunaan cecair yang tepat berfungsi untuk melarutkan kotoran atau ear wax agar ia lebih mudah dikeluarkan secara semulajadi.
- Titiskan cecair pembersih mengikut sukatan yang disarankan pada label produk ke dalam saluran telinga.
- Urut bahagian pangkal telinga dengan lembut selama beberapa saat untuk memastikan cecair tersebut meresap ke dalam saluran.
- Biarkan kucing menggoyangkan kepalanya secara semulajadi kerana ini adalah cara terbaik untuk mengeluarkan kotoran dari bahagian dalam.
Prosedur Membersihkan Bahagian Luar Telinga
Selepas kucing menggoyangkan kepalanya dan kotoran keluar ke bahagian cuping, langkah seterusnya adalah mengelap sisa-sisa tersebut dengan teliti. Proses ini bertujuan untuk memastikan tiada sisa cecair atau kotoran yang tertinggal di permukaan kulit yang boleh menyebabkan kerengsaan. Pastikan anda tidak menekan terlalu kuat semasa mengelap untuk mengelakkan iritasi kulit.
- Gunakan kain kapas kering atau pad kapas untuk menyeka kotoran yang kelihatan di bahagian luar.
- Jangan memasukkan jari atau kapas ke dalam saluran telinga yang dalam untuk mengelakkan risiko kerosakan struktur dalaman.
- Gunakan pad kapas yang baru bagi setiap telinga untuk mengelakkan penyebaran kuman sekiranya terdapat jangkitan pada sebelah telinga sahaja.
Pemantauan Tanda-Tanda Masalah Kesihatan Telinga
Proses membersihkan telinga juga merupakan peluang terbaik bagi pemilik untuk memantau tahap kesihatan keseluruhan telinga kucing. Jika anda mendapati sebarang perubahan abnormal, adalah sangat penting untuk merujuk kepada doktor veterinar dengan kadar segera bagi mendapatkan diagnosis yang tepat. Jangan cuba merawat sendiri sebarang simptom jangkitan yang serius tanpa nasihat pakar kerana ia boleh memburukkan keadaan.
- Perhatikan jika terdapat bau busuk yang menyengat keluar dari telinga, yang sering menjadi tanda jangkitan bakteria atau kulat.
- Periksa sama ada terdapat kotoran berwarna gelap seperti serbuk kopi yang menunjukkan tanda-tanda serangan hama telinga.
- Pantau jika kucing menunjukkan kegelisahan berlebihan atau kerap menggaru telinga, yang mungkin menandakan rasa sakit atau radang yang kronik.
Jangan Asal, Ini 5 Cara Membersihkan Telinga Kucing yang Benar: Panduan Praktis untuk Pemilik Hewan
Bagaimana langkah-langkah tepat membersihkan telinga kucing agar tetap sehat dan higienis?

Membersihkan telinga kucing memerlukan kesabaran ekstra untuk menjaga kenyamanan hewan peliharaan Anda agar tidak merasa tertekan selama proses tersebut. Langkah utama adalah memastikan Anda memiliki cairan pembersih telinga khusus kucing, kapas lembut atau kain kasa, dan camilan sebagai penenang. Mulailah dengan menahan tubuh kucing dengan lembut menggunakan handuk, lalu teteskan cairan pembersih ke saluran telinga dan pijat perlahan bagian dasarnya selama beberapa detik untuk melunakkan kotoran. Biarkan kucing menggelengkan kepalanya agar kotoran keluar secara alami, kemudian usap bagian dalam daun telinga dengan kapas hingga bersih. Jangan Asal, Ini 5 Cara Membersihkan Telinga Kucing yang Benar harus dipahami pemilik agar tidak memasukkan alat apa pun terlalu dalam ke saluran telinga yang dapat menyebabkan cedera.
Persiapan Peralatan yang Aman
Untuk memulai perawatan telinga, pastikan Anda hanya menggunakan alat yang dirancang khusus untuk hewan agar tidak melukai area yang sensitif. Hindari penggunaan cotton budatau benda tajam karena berisiko mendorong kotoran lebih dalam atau merusak gendang telinga kucing. Sediakan cairan pembersih telinga berbasis alkohol yang aman, bola kapas bersih, dan camilan kesukaan kucing untuk membangun suasana yang positif setelah prosedur selesai.
| Peralatan | Fungsi |
| Cairan Pembersih | Melarutkan kotoran dan lilin telinga |
| Kapas Lembut | Mengangkat kotoran dari daun telinga |
Teknik Memijat Telinga dengan Lembut
Setelah cairan pembersih dimasukkan, proses memijat adalah kunci untuk memastikan cairan bekerja secara efektif melarutkan kotoran yang menempel di dinding telinga. Gunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk memijat bagian pangkal telinga dengan gerakan melingkar yang lembut, Anda akan mendengar suara “decak” samar yang menandakan cairan sedang bekerja. Proses ini biasanya membuat kucing merasa sedikit geli atau tidak nyaman, jadi lakukan dengan penuh kelembutan dan berhenti sejenak jika kucing mulai merasa sangat gelisah atau stres.
| Langkah | Tujuan |
| Pijat Pangkal | Memastikan distribusi cairan merata |
| Durasi Pijat | 30 detik untuk hasil maksimal |
Monitoring Kesehatan Telinga Berkala
Memeriksa telinga kucing secara rutin membantu Anda mendeteksi gejala infeksi atau serangan parasit sejak dini sebelum kondisi memburuk. Perhatikan tanda-tanda seperti adanya aroma tidak sedap, kemerahan yang ekstrem, pembengkakan, atau kotoran berwarna hitam pekat yang menyerupai bubuk kopi. Jika kucing terlihat sering menggelengkan kepala atau menggaruk area telinga secara obsesif, segera konsultasikan dengan dokter hewan karena hal tersebut bisa mengindikasikan adanya tungau telinga atau infeksi jamur yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
| Indikator | Kondisi Normal |
| Warna Kulit | Merah muda cerah dan bersih |
| Bau Telinga | Tidak ada aroma menyengat |
Bagaimana cara membersihkan kotoran telinga kucing yang aman tanpa menggunakan cotton bud?
Membersihkan telinga kucing memerlukan pendekatan yang sangat hati-hati dan lembut untuk menjaga kesehatan saluran pendengaran mereka tanpa menimbulkan trauma fisik. Alih-alih menggunakan cotton budyang berisiko mendorong kotoran lebih dalam atau melukai gendang telinga, Anda sebaiknya memanfaatkan kain kasa steril atau bantalan kapas lembut yang telah dibasahi sedikit dengan cairan pembersih telinga khusus hewan. Teknik yang paling disarankan adalah dengan mengusap bagian daun telinga dan area lipatan yang terjangkau secara perlahan, memastikan kucing tetap merasa nyaman dan tidak stres selama proses berlangsung, karena Jangan Asal, Ini 5 Cara Membersihkan Telinga Kucing yang Benar harus menjadi pedoman utama demi menghindari cedera pada organ pendengaran sensitif mereka.
Mengapa Penggunaan Cotton Bud Harus Dihindari
Penggunaan cotton budatau penyeka telinga berbahan kapas sangat tidak dianjurkan karena struktur kanal telinga kucing berbentuk huruf “L” yang unik, sehingga benda keras bisa dengan mudah mendorong akumulasi kotoran ke bagian terdalam yang sulit dijangkau. Selain risiko sumbatan yang semakin dalam, gesekan serat kapas yang kasar pada dinding telinga yang tipis berpotensi menyebabkan iritasi, lecet, atau bahkan perforasi pada gendang telinga. Mengingat betapa sensitifnya indra pendengaran kucing, metode manual yang hanya menyentuh permukaan luar adalah tindakan paling preventif dalam menjaga integritas organ dalam dari kerusakan mekanis yang permanen.
| Risiko Utama | Dampak Negatif |
| Dorongan Kotoran | Penyumbatan saluran dalam |
| Trauma Fisik | Luka pada gendang telinga |
Teknik Menggunakan Cairan Pembersih Khusus
Cara paling efektif adalah dengan meneteskan larutan pembersih telinga khusus kucing ke dalam liang telinga sesuai dosis yang dianjurkan, lalu memijat pangkal telinga secara perlahan selama beberapa detik untuk membantu melunakkan kotoran. Setelah dipijat, biarkan kucing menggelengkan kepalanya secara alami karena gerakan ini sangat membantu mengeluarkan kotoran yang melunak ke bagian luar telinga. Setelah kotoran muncul di permukaan, Anda cukup menyekanya dengan kain kasa steril yang lembut hingga bersih, sehingga proses pembersihan menjadi lebih higienis tanpa harus memasukkan benda asing ke dalam rongga yang dalam.
| Langkah | Prosedur |
| Penetesan | Pemberian cairan sesuai takaran |
| Pemijatan | Melunakkan debris di dalam |
Mengenali Tanda-Tanda Infeksi Telinga
Sebelum melakukan pembersihan mandiri, sangat penting untuk memeriksa apakah terdapat tanda-tanda infeksi seperti bau menyengat, kemerahan, atau kotoran berwarna hitam pekat yang mirip ampas kopi. Jika Anda menemukan indikasi seperti cairan abnormal atau perilaku kucing yang terus menggaruk telinga, segera bawa hewan peliharaan Anda ke dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut karena ini mungkin menunjukkan adanya tungau atau infeksi jamur. Pembersihan mandiri sebaiknya hanya dilakukan pada telinga yang sehat sebagai bentuk perawatan rutin, bukan sebagai pengobatan untuk kondisi patologis yang memerlukan intervensi medis profesional agar tidak memperparah kondisi klinis kucing.
| Indikator | Kondisi |
| Bau | Aroma tidak sedap menyengat |
| Warna | Kotoran hitam atau bernanah |
Apakah tanda-tanda telinga kucing mengalami infeksi yang perlu diwaspadai?

Tanda-tanda infeksi telinga pada kucing sering kali bermula dengan perilaku yang tidak biasa, seperti kucing yang terus-menerus menggelengkan kepala atau menggaruk area telinga secara berlebihan. Anda perlu waspada jika melihat adanya kotoran berwarna gelap yang menyerupai bubuk kopi, bau menyengat yang tidak sedap, atau munculnya kemerahan dan pembengkakan di bagian dalam daun telinga. Selain itu, kucing mungkin tampak kehilangan keseimbangan, sering memiringkan kepala ke satu sisi, atau menunjukkan sikap agresif saat bagian kepalanya disentuh karena rasa nyeri yang hebat. Jika Anda menemukan gejala ini, sangat disarankan untuk segera membawa mereka ke dokter hewan, dan ingatlah bahwa dalam perawatan rutin nanti, Jangan Asal, Ini 5 Cara Membersihkan Telinga Kucing yang Benar agar tidak memperparah kondisi sensitif tersebut.
Perubahan perilaku dan iritasi fisik
Ketika telinga kucing terinfeksi, sistem saraf dan indra pendengaran mereka terganggu, sehingga mereka menjadi sangat sensitif terhadap sentuhan. Anda mungkin melihat kucing sering menggosokkan telinga ke furnitur atau lantai untuk meredakan gatal. Jika infeksi sudah cukup dalam, kucing bisa mengalami disorientasi atau berjalan dengan cara yang goyah. Berikut adalah indikator awal perubahan perilaku yang harus diperhatikan:
| Gejala Perilaku | Penyebab Umum |
| Sering menggelengkan kepala | Rasa gatal atau sumbatan di saluran telinga |
| Memiringkan kepala terus-menerus | Peradangan pada telinga bagian tengah atau dalam |
| Menghindar saat dielus kepalanya | Rasa nyeri hebat akibat infeksi |
Perubahan fisik pada area telinga
Pemeriksaan visual sangat penting karena infeksi sering kali mengubah kondisi anatomi telinga kucing. Infeksi bakteri atau jamur biasanya menghasilkan eksudat atau cairan kental yang menumpuk di saluran telinga. Selain perubahan tekstur, warna kulit di dalam telinga biasanya akan berubah menjadi kemerahan cerah atau bahkan luka lecet akibat gesekan kuku saat kucing menggaruk secara paksa. Perhatikan tabel di bawah ini untuk mengidentifikasi kondisi fisik telinga:
| Kondisi Fisik | Indikasi |
| Bau busuk yang tajam | Tanda infeksi bakteri atau ragi yang aktif |
| Kotoran hitam seperti bubuk kopi | Sering kali merupakan tanda invasi tungau telinga |
| Kulit telinga menebal dan merah | Peradangan kronis atau reaksi alergi |
Dampak infeksi terhadap pendengaran kucing
Infeksi yang tidak ditangani dengan serius dapat menyebabkan kerusakan permanen pada struktur telinga, termasuk kemungkinan pecahnya gendang telinga. Kucing yang mengalami infeksi kronis sering kali tampak tidak merespons panggilan pemiliknya, bukan karena mereka keras kepala, tetapi karena adanya hambatan suara akibat penumpukan nanah atau peradangan di saluran pendengaran. Sangat penting untuk memantau apakah ada penurunan respons terhadap suara di sekitar rumah agar penanganan bisa dilakukan lebih dini sebelum terjadi gangguan pendengaran permanen.
| Tanda Gangguan | Dampak Jangka Panjang |
| Tidak menoleh saat dipanggil | Gangguan konduksi suara akibat sumbatan |
| Mata sering berair atau kedutan | Iritasi saraf yang berdekatan dengan area telinga |
| Keluar cairan bernanah dari telinga | Potensi robekan gendang telinga atau otitis media |
Berapa kerap telinga kucing perlu dibersihkan untuk menjaga kesihatan telinganya?
Secara umumnya, kekerapan membersihkan telinga kucing bergantung kepada gaya hidup dan baka mereka, namun bagi kebanyakan kucing sihat, pemeriksaan rutin sekali atau dua kali sebulan sudah memadai untuk mengelakkan penumpukan kotoran. Anda perlu lebih peka jika melihat kucing kerap menggaru atau terdapat bau kurang menyenangkan, kerana ini mungkin tanda jangkitan yang memerlukan perhatian lebih kerap. Perlu diingat bahawa Jangan Asal, Ini 5 Cara Membersihkan Telinga Kucing yang Benar bagi memastikan proses tersebut tidak menyakitkan haiwan kesayangan anda dan tidak merosakkan saluran telinga yang sensitif.
Kepentingan Memeriksa Telinga Secara Berkala
Memeriksa telinga kucing secara konsisten adalah langkah pencegahan paling utama untuk mengesan kehadiran hama telinga atau jangkitan kulat sebelum ia menjadi kronik. Telinga kucing yang sihat biasanya berwarna merah jambu pucat, bersih, dan tidak mempunyai bau yang tajam, jadi sebarang perubahan tekstur atau warna pada lilin telinga perlu diberi perhatian segera. Melalui pemeriksaan visual secara rutin, anda dapat membiasakan kucing dengan sentuhan anda, sekali gus memudahkan urusan pembersihan jika didapati terdapat kotoran berlebihan di bahagian luar saluran telinga.
Tanda-Tanda Kucing Memerlukan Pembersihan Segera
Apabila kucing anda mula menunjukkan tingkah laku luar biasa seperti kerap menggegarkan kepala, menyengetkan telinga ke satu sisi, atau terdapat lelehan berwarna gelap seperti serbuk kopi di dalam telinga, ini adalah petunjuk jelas bahawa telinga mereka memerlukan pembersihan atau rawatan doktor haiwan. Jangan sesekali mengabaikan tanda-tanda ini kerana ia sering dikaitkan dengan serangan parasit yang boleh menyebabkan radang saluran telinga jika dibiarkan melarat. Perhatikan juga jika terdapat bengkak atau kemerahan yang ketara di sekitar kawasan telinga yang menunjukkan wujudnya kesakitan pada haiwan tersebut.
Peralatan Wajib untuk Pembersihan Telinga
Untuk menjaga kebersihan telinga dengan selamat, anda memerlukan cecair pembersih khusus untuk telinga kucing, bebola kapas atau kain kasa yang lembut, dan tuala untuk membalut kucing supaya mereka berasa lebih tenang. Elakkan penggunaan putik kapas (cotton bud) masuk ke dalam saluran telinga kerana ia berisiko menolak kotoran lebih dalam atau mencederakan gegendang telinga yang sangat halus. Dengan menggunakan teknik yang betul dan penuh kesabaran, anda dapat mengekalkan kebersihan telinga kucing tanpa menyebabkan stres yang tidak perlu kepada si bulus.
| Perkara | Keterangan |
|---|---|
| Kekerapan | Setiap 2-4 minggu sekali |
| Bahan Dilarang | Air, alkohol, atau sabun keras |
| Alat Disyorkan | Pembersih telinga kucing, kapas lembut |
Soalan Lazim
Bagaimanakah cara membersihkan telinga kucing dengan betul?
Untuk membersihkan telinga kucing dengan selamat dan berkesan, mulakan dengan menyediakan cecair pembersih telinga khusus untuk haiwan dan kapas lembut, sambil memastikan kucing berada dalam keadaan tenang dengan membalut badannya menggunakan tuala. Titikkan cecair pembersih ke dalam saluran telinga secara perlahan-lahan dan urut pangkal telinga selama 30 saat untuk membantu melonggarkan kotoran atau tahi telinga yang terperangkap di bahagian dalam. Setelah kucing menggoncang kepalanya, gunakan kapas atau kain bersih untuk mengelap bahagian luar dan lipatan telinga dengan berhati-hati bagi membuang sisa kotoran yang keluar; walau bagaimanapun, jangan sesekali memasukkan putik kapas jauh ke dalam saluran telinga kerana ia berisiko menyebabkan kecederaan gegendang telinga atau menolak kotoran lebih dalam. Jika anda mendapati bau yang sangat busuk, kemerahan yang melampau, atau kucing kerap menggaru, adalah lebih baik untuk mendapatkan nasihat veterinar bagi memastikan tiada jangkitan parasit atau bakteria yang lebih serius.
Apakah bahan yang selamat digunakan untuk membersihkan telinga kucing?
Untuk membersihkan telinga kucing dengan selamat, anda disyorkan untuk menggunakan cecair pembersih telinga khas yang dirumus khusus untuk haiwan peliharaan, yang boleh didapati di klinik veterinar atau kedai haiwan. Produk ini direka untuk memecahkan kotoran dan lilin telinga tanpa merengsakan kulit sensitif mereka. Sebaliknya, gunakan bebola kapas atau kain lembut yang bersih untuk mengelap bahagian luar telinga dengan lembut. Anda perlu mengelakkan penggunaan putik kapas (cotton buds) kerana ia berisiko menolak kotoran lebih dalam ke saluran telinga atau menyebabkan kecederaan serius pada gegendang telinga jika kucing bergerak secara mengejut. Pastikan juga anda tidak menggunakan sebarang bahan berasaskan alkohol, hidrogen peroksida, atau cuka kerana bahan-bahan ini terlalu kuat dan boleh menyebabkan iritasi atau jangkitan pada telinga kucing kesayangan anda.
Berapa kerapkah telinga kucing perlu dibersihkan?
Secara amnya, kekerapan membersihkan telinga kucing bukanlah satu jadual yang kaku, sebaliknya ia sangat bergantung kepada tahap kesihatan dan gaya hidup kucing anda. Bagi kucing yang sihat dengan telinga yang bersih, pemeriksaan visual seminggu sekali sudah memadai dan anda hanya perlu melakukan pembersihan apabila terdapat kotoran atau tahi telinga yang berlebihan. Namun, bagi baka yang cenderung menghasilkan banyak lilin telinga atau kucing yang sering menghabiskan masa di luar rumah, pembersihan setiap dua hingga empat minggu mungkin diperlukan untuk mencegah jangkitan. Adalah sangat penting untuk tidak membersihkan telinga secara terlalu kerap kerana tindakan ini boleh menyebabkan kerengsaan kulit atau menolak kotoran lebih jauh ke dalam saluran telinga; oleh itu, sentiasa perhatikan tanda-tanda seperti bau busuk, kemerahan, atau kegatalan yang melampau sebagai petunjuk utama bahawa kucing anda memerlukan perhatian perubatan atau pembersihan yang lebih khusus.
Apakah tanda-tanda telinga kucing memerlukan rawatan doktor haiwan?
Telinga kucing yang sihat sepatutnya bersih dan tidak berbau, namun terdapat beberapa petanda kritikal yang menunjukkan haiwan kesayangan anda memerlukan pemeriksaan segera oleh doktor haiwan. Anda harus segera bertindak sekiranya terdapat pelepasan cecair yang luar biasa seperti nanah, darah, atau lelehan pekat berwarna gelap yang menyerupai sisa kopi, kerana ini sering menjadi indikasi utama jangkitan kutu telinga atau jangkitan bakteria yang serius. Selain itu, perhatikan sekiranya kucing anda kerap menggelengkan kepala secara berlebihan, menggaru kawasan telinga sehingga luka, atau menunjukkan tanda-tanda keradangan seperti kemerahan, bengkak, dan bau busuk yang menusuk. Perubahan tingkah laku seperti kucing menjadi lebih agresif apabila telinganya disentuh atau kecondongan kepala yang tidak normal juga merupakan petunjuk klinikal bahawa terdapat masalah dalaman atau jangkitan telinga tengah yang memerlukan rawatan profesional bagi mengelakkan kerosakan saraf atau kehilangan pendengaran kekal.

Añadir comentario